Bimbel Arsitektur Villa Merah

Bimbel Gambar Villa Merah

QNA

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. …  juga merujuk pada hasil-hasil proses perancangan tersebut. Menurut Francis DK Ching (1979), Arsitektur membentuk suatu tautan yang mempersatukan ruang, bentuk, teknik dan fungsi.

Universitas Sumatera UtaraUniversitas Atma jaya Yogyakarta
Universitas HasanuddinUniversitas Teknologi Yogyakarta
Institut Teknologi Bandung (ITB)Universitas Kristen Indonesia
Universitas Sam RatulangiUniversitas Pancasila
Universitas Indonesia (UI)Universitas Bina Nusantara (BINUS)
Universitas Gadjah Mada (UGM)Universitas Gunadarma
Universitas UdayanaUniversitas Tarumanagara (UNTAR)
Universitas BrawijayaUniversitas Islam Indonesia
Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas DipenegoroUniversitas Trisakti
Universitas Sebelas MaretUniversitas Katolik Parahyangan
Universitas SriwijayaUniversitas Kristen Duta Wacana

Prospek kerja yang menanti lulusan jurusan Arsitektur sangat banyak, Lho. Mulai dari pemerintahan, developer, hingga kontraktor. Lulusan Arsitektur bisa juga terjun ke bisnis kebutuhan lanskap, seperti tanaman taman, pot hias, material paving, dan lainnya.

Perbedaan desainer interior dan arsitek terdapat pada bidang ilmunya, tugas masing-masing profesi hingga produk akhir yang dihasilkan tiap profesi. Desainer interior bertugas merancang dan mendesain interior baik perabot, tata letak perabot, penghawaan dan pencahayaan hingga tampilan dan finishing ruangan sehingga ruangan lebih fungsional, estetik, sehat dan nyaman.

Dengan begitu produk akhir desainer interior adalah gambar desain interior hingga perabot.

Sedangkan arsitek bertugas merancang dan mendesain berbagai bangunan serta memastikan hasil desainnya nyaman, aman, kokoh, lega, memiliki sirkulasi, pencahayaan dan penghawaan yang baik, estetik, fungsional dan berkualitas tinggi.

Arsitektur adalah ilmu yang mempelajari tentang perencanaan serta rancang bangun ruang & bangunan mulai dari perabot, ruang, bangunan hingga kawasan. Sedangkan, arsitek merupakan orang yang mempelajari ilmu arsitektur dan berprofesi sebagai perancang desain bangunan.

Arsitek memiliki segudang kelebihan dibanding tukang atau profesi lainnya, diantaranya adalah mampu menerjemahkan keinginan serta perkataan klien dan menuangkannya ke dalam desain; bisa memadukan seni dan kreativitas dengan perhitungan struktur dan konstruksi dalam proses perancangan desain; sanggup membuat desain yang estetik dan fungsional; mampu merancang desain yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, kondisi lahan dan budget yang dimiliki; bisa memperkirakan dana yang akan dihabiskan saat pembangunan; memiliki skill komunikasi yang baik dengan pengetahuan yang luas; dan masih banyak lagi kelebihan seorang arsitek.

Karena mendapat berbagai ilmu yang kompleks saat menempuh pendidikan arsitektur, maka prospek kerja lulusan arsitektur menjadi sangat luas dan beragam.

 prospek kerja atau peluang karier yang menanti lulusan arsitektur, termasuk diantaranya adalah arsitek bangunan, arsitek infrastruktur, arsitek lanskap, pegawai negeri sipil, quantity surveyorsurveyor bangunan, inspektur bangunan bersejarah, konsultan, perencana struktur, desainer produk komersial dan industri, desainer grafis 3D dan masih banyak lagi.

Sesuai pedoman dasar penilaian Sertifikat Keahlian Arsitek (SKA) oleh Dewan Keprofesian Arsitek, ada 13 butir kompetensi yang harus dimiliki arsitek, antara lain : perancangan arsitektur; pengetahuan arsitektur; pengetahuan seni; perencanaan dan perancangan kota; memahami hubungan antara manusia, bangunan dan lingkungan; menguasai pengetahuan daya dukung lingkungan dll.

Menjadi arsitek dianggap sebagai pekerjaan yang sangat penting karena arsitek cepat menangkap maksud dan keinginan klien lalu menuangkannya ke dalam gambar desain untuk mewujudkan desain hunian impian maupun desain bangunan lainnya agar sesuai harapan.

Seorang arsitek mampu membuat bangunan lebih berkarakter dan bernilai sehingga menaikkan karya bangunan. Selain itu arsitek juga bisa membuat perencanaan gambar desain yang rapi, detail dan lengkap.

Untuk menjadi arsitek, terlebih dahulu perlu mendapat pendidikan di perguruan tinggi dan lulus dari program studi arsitektur. Selama masa pendidikan di program studi arsitektur, calon arsitek juga perlu mempelajari analisa logika, detail teknis perancangan serta cognitive arsitektural, kesiapan praktik profesi seperti pemahaman pembuatan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan lain sebagainya.

Setelahnya agar bisa berpraktik sebagai arsitek, arsitek fresh graduate wajib mendaftar sebagai anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan melakukan program magang selama jangka waktu minimal 2 tahun sebelum dinyatakan lulus dan mendapat gelar Arsitek Muda agar bisa berpraktik.

Indonesia memiliki beberapa arsitek terkenal yang telah melahirkan banyak karya desain menakjubkan dan berkontribusi dalam perkembangan arsitektur Indonesia.

Beberapa arsitek ternama asal Indonesia yaitu Yu Sing, Fredrich Silaban, Ridwan Kamil, Soejoedi Wirjoatmodjo, Han Awal Budiman Hendropurnomo, Nataneka, Atelier Cosmas Gozali, Yori Antar, Achmad Noeman, Slamet Wirasonjaya, Liem Bwan Tjie, YB Mangunwijaya PR, Budi Pradono, Daliana Suryawinata, Andra Matin hingga Ir. Soekarno.

Untuk menjadi seorang arsitek diperlukan proses yang cukup rumit dan panjang. Pertama-tama asahlah kemampuan menggambar dan sketsa sedari kecil dan teruskan hingga lulus sekolah sampai mahir.

Seorang arsitek perlu memiliki berbagai skill yang mumpuni terutama dalam hal kreativitas dan matematika. Seorang arsitek juga perlu memiliki daya juang yang tinggi, keinginan kuat untuk belajar, jaringan atau koneksi yang luas, memiliki visi desain dan mau menerima proyek kecil serta berani mengambil tanggung jawab di proyek berbeda dalam skala yang lebih besar.